PJejak Pulau Weh
Kuliner khas Sabang (mie aceh, kepiting, kopi sanger, seafood Iboih)

Mie Aceh, Kepiting, Kopi Sanger, dan Seafood Iboih: Kuliner Khas Kota Paling Barat Indonesia

Jelajah kuliner khas Sabang di Pulau Weh: mie Aceh, kepiting, kopi sanger, dan seafood Iboih. Cita rasa kota paling barat Indonesia.

Mie Aceh, Kepiting, Kopi Sanger, dan Seafood Iboih: Kuliner Khas Kota Paling Barat Indonesia

Sorotan Utama

  • Sabang di Pulau Weh adalah kota paling barat Indonesia, terletak di Laut Andaman.
  • Pulau Weh adalah pulau vulkanik yang terpisah dari Sumatra setelah letusan gunung berapi zaman Pleistosen.
  • Mie Aceh di Sabang umumnya disajikan dengan kuah kari pekat atau digoreng, berisi daging sapi, ayam, atau seafood.
  • Kopi sanger diseduh dengan teknik tarik dan disajikan di warung kopi tradisional Aceh.
  • Iboih adalah kawasan pesisir di barat laut Pulau Weh dengan warung seafood yang menyajikan ikan dan kepiting segar.

Mie Aceh: Kuah Kari yang Menghangatkan

Mie Aceh bukan mi biasa. Di warung-warung Sabang, mi kuning tebal ini disajikan dengan kuah kari pekat berwarna kuning kemerahan, aromanya kuat karena campuran kapulaga, jintan, dan kunyit. Ada dua versi: mie Aceh kuah dan mie Aceh goreng. Isiannya bisa daging sapi, ayam, udang, atau cumi. Beberapa warung di pusat kota Sabang menambahkan irisan timun dan bawang goreng di atasnya. Harganya relatif terjangkau, cocok untuk makan malam setelah seharian menyusuri pantai. Bagi pendatang, level pedas bisa diminta sesuai selera. Mie Aceh di Sabang terasa lebih kaya rempah dibanding versi di kota lain, mungkin karena bumbu segar lebih mudah didapat dari pasar lokal.

Kepiting dan Kopi Sanger: Dua Wajah Rasa Sabang

Kepiting menjadi salah satu hidangan laut andalan di Sabang. Warung tepi pantai sering menyajikan kepiting saus padang, saus tiram, atau rebus dengan sambal. Dagingnya manis karena ditangkap dari perairan Laut Andaman yang masih bersih. Sambil menunggu kepiting matang, banyak orang memesan kopi sanger. Kopi ini diseduh dengan teknik tarik, dituang bolak-balik antara dua gelas hingga berbusa. Rasanya kuat, sedikit pahit, dan biasanya disajikan tanpa gula atau dengan gula batu. Warung kopi di Sabang masih mempertahankan cara manual, bukan mesin espresso. Duduk di kursi plastik, menyeruput sanger panas, sambil melihat kapal nelayan bersandar, itu ritme khas kota paling barat Indonesia.

Seafood Iboih: Ikan Segar di Ujung Barat

Iboih terletak di barat laut Pulau Weh, sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota Sabang. Kawasan ini dikenal sebagai titik penyelaman, tetapi warung makannya juga tidak kalah menarik. Menu utamanya ikan bakar, ikan goreng, udang, dan cumi. Ikan yang dijual biasanya hasil tangkapan pagi, jadi teksturnya masih padat. Beberapa warung menyajikan ikan dengan bumbu kuning, sambal matah, atau kuah asam pedas. Harga seafood di Iboih bervariasi tergantung jenis dan ukuran, tetapi umumnya masih lebih murah dibanding restoran di kota besar. Pengunjung bisa memilih sendiri ikan di keranjang es sebelum dibakar. Suasana makan malam di Iboih tenang, hanya suara ombak dan sesekali lampu perahu nelayan.

Orang Juga Bertanya

Di mana lokasi Pulau Weh?

Pulau Weh terletak di barat laut Pulau Sumatra, di Laut Andaman. Kota terbesarnya, Sabang, adalah kota paling barat Indonesia.

Apa itu kopi sanger?

Kopi sanger adalah kopi khas Aceh yang diseduh dengan teknik tarik, disajikan panas dan biasanya tanpa gula atau dengan gula batu.

Apakah mie Aceh di Sabang halal?

Hampir semua warung mie Aceh di Sabang menyajikan makanan halal, karena mayoritas penduduk Aceh beragama Islam. Pastikan bertanya sebelum memesan.

Kapan waktu terbaik menikmati seafood di Iboih?

Waktu terbaik adalah sore hingga malam, saat ikan hasil tangkapan pagi masih segar dan suasana pantai mulai sejuk.